Wednesday, June 19, 2013
Manusia dan Kegelisahan
Posted by
Unknown,
on
11:54 PM
Pengertian
Gelisah
Takut
atau gelisah menurut istilah biasanya disebut ansietas. Ansietas merupakan
suatu jenis neurosis yang tanda utamanya adalah rasa cemas atau takut
berkebihan, sering sekali datangnya secara tiba-tiba, timbul sebagai akibat
dari adanya konflik internal atau konflik dari dalam hati, misalnya perasaan
tentang kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintainya. Takut atau gelisah
dalam bahasa arab sering disebut khauf yang artinya keadaan jiwa disaat manusia
terancam.
Faktor
terjadinya kegelisahan atau kecemasan :
- Ketidakmampuan seorang dalam menghadapi kenyataan hidup.
- Munculnya rasatakut tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.
- Situasi budaya kita yang belum mapan betul.
- Adanya dorongan kegelisahan dari dalam hati nuraninya sendiri.
- Adanya perasaan takut kehilangan hak maupun nama baiknya.
- Karena sedang menunggu sesuatu.
Faktor
dari luar yang terjadi karena lingkungan dimana ia tinggal dan masyarakat
sekitarnya.
Sebab-sebab
timbulnya rasa takut :
1.
Kurang beriman
Pengaruh
iman terhadap jiwa dan kehidupan manusia, diantaranya berani, sebab bagi yang
beriman tidak ada yang lebih kuat dari kekuatan Allah dan tidak ada kebesaran
yang melebihi kebesaran Allah.
2.
Kurang atau tidak yakin akan kekuatan sendiri
Kurang
yakin akan kekuatan diri sendiri menjadi seorang yang pengecut, ancaman yang
dihadapinya terasa begitu besar sebaliknya diri merasa kecil.
3.
Karena merasa bersalah atau berdosa
Karena
perbuatan dosa akan mengguncangkan jiwa dan menimbulkan keraguan didalam
hatinya, oleh sebab itu orang yang jiwanya labil tidak akan memiliki keyakinan
dan keberanian.
Penanggulangan
Penderita Ansietas :
- Menjelaskan kelainan yang dideritanya, yakni mengungkapkan trauma dimasa lampau yang mungkin mengakibatkan konflik dihatinya.
- Psikoterapi, yakni memberikan kepastian dan keyakinan bahwa sang penderita akan selalu dilindungi fan dimengerti serta diberikan rasa simpati dan perhatian kepadanya.
- Berupaya agar dirinya memasuki suatu keadaan yang rileks.
- Mendekatkan diri kepada Allah.
- Pemberian obat penenang.
Bentuk-bentuk
kegelisahan
1.
Keterasingan
Keterasingan
mempunyai arti perihal yang berkenaan dengan ketersisihan dari pergaulan,
terpencil atau terpisah dari yang lain.
Sumber-sumber
dari keterasingan :
-Perbuatan yang tidak dapat diterima oleh masyarakat
contoh:
mencuri, angkuh, keras kepala,dll
-Sikap rendah diri, merasa tidak berharga karena cacat fisik, pendidikan rendah
dan sebagainya
2.
Kesepian
Perasaan
sepi singgah dihati manusia tergantung dari masalah yang menimpa jiwa orang
yang mengalaminya. Orang yang mengasingkan dirinya sehingga terjadi kesepian
mungkin karena kesombongannya atau sikap rendah dirinya. Namun sebab utama
orang kesepian adalah takut kehilangan hak hidup dan hak memilih nama baik,
selain itu juga disebabkan oleh frustasi.
3.
Ketidakpastian
Orang
yang pikirannya terganggu tidak lagi berpikir secara jernih, teratur untuk
logis mengambil kesimpulan, karena dalam pikirannya selalu menerima rangsangan
lain yang baru, sehingga pikirannya kacau.
Sumber : Buku IBD Karya Widyo Nugroho dan Achmad Muchji
Sumber : Buku IBD Karya Widyo Nugroho dan Achmad Muchji
Manusia dan Keadilan
Posted by
Unknown,
on
10:48 PM
Pengertian Keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam
tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai
titik tengah antara kedua ujung ekstrim yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Pengertian keadilan secara umum adalah pengakuan dan perlakuan yang
seimbang antara hak dan kewajiban. Atau dengan kata lain keadilan adalah
keadaan dimana setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan menjalankan
apa yang menjadi kewajibannya.
Keadilan Sosial
Negara
Indonesia memiliki sila keadilan sosial yang berbunyi keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia disini berarti rakyat indonesia
tidak ada yang miskin. Menurut Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila
kelima Pancasila bahwa keadilan sosial adalah langkah yang menentukan
untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur. Untuk mewujudkan keadilan sosial itu
diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk yaitu :
- Perbuatan luhur yang mencerminkkan sikap dan suasana kekeluargaan.
- Sikap adil terhadap sesama.
- Sikap suka memberi pertolongan terhadap yang membutuhkan.
- Sikap suka bekerja keras.
- Sikap menghargai hasil karya orang lain.
- Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok
- Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan
- Pemerataan pembagian pendapatan
- Pemerataan kesempatan kerja
- Pemerataan kesempatan berusaha
- Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan
- Pemerataan penyebaran pembangunan
- Pemerataan memperoleh keadilan
Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Pendapat Plato ialah keadilan dan hukum merupakkan
substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya.
Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang
menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (The man behind the gun). Pendapat Plato
itu disebut keadilan moral sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.
Keadilan Distributive
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana
bila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan yang tidak sama secara
tidak sama (Justice is done when equals are treated equally). Pendapat Aristoteles
ini disebut keadilan distributive.
Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat
dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas
pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.
Kejujuran
Kejujuran adalah apa yang dikatakan oleh seseorang dari
hati nuraninya dan apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Jujur
juga diajarkan oleh agama. Barang siapa berkata jujur serta bertindak sesuai
dengan kenyataan, artinya orang itu berbuat benar. Orang bodoh yang jujur akan
lebih baik daripada orang pandai tapi pendusta. Barang siapa yang tidak dapat
dipercaya tutur katanya maka dia termasuk kedalam golongan munafik. Kesadaran
moral adalah kesadaran tentang diri sendiri berhadapan dengan hal baik dan buruk.
Dalam kehidupan sehari-hari jujur dan tidak jujur merupakan siklus kehidupan yang
tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita.
Kecurangan
Kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai
dengan hati nurani. Misalnya orang yang berbuat curang hanya akan mendatangkan
kesenangan bagi dirinya sendiri meskipun orang lain menderita. Faktor yang
membuat orang melakukan kecurangan adalah sebagai berikut :
1. Faktor Ekonomi
2. Faktor Kebudayaan
3. Faktor Peradaban
4. Faktor Teknik
Pemulihan Nama Baik
Nama baik adalah nama yang dimata orang selalu baik.
Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tidak tercemar. Menjaga nama
baik berkaitan dengan tingkah laku atau perbuatan. Bila nama baik seseorang tercemar
maka orang tersebut akan melakukan apa saja untuk memulihkan nama baiknya.
Pemulihan nama baik adalah kesadaran seseorang terhadap kesalahannya bahwa
perbuatannya itu melanggar moral. Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan
nama baik itu sudah hakekatnya kodrat manusia, yaitu :
- Manusia menurut sifat dasarnya adalah makhluk bermoral
- Ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang harus dipatuhi untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai pelakumoral.
Pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain.
Reaksi itu dapat berupa perbuatan serupa, perbuatan yang imbang. Misalnya jika
orang itu berbuat baik terhadap orang lain maka, orang lain juga akan
berbuat baik terhadap orang itu.
Sumber : http://www.scribd.com/doc/88126573/Bab-7-Manusia-Dan-Keadilan-IBD
Sumber : http://www.scribd.com/doc/88126573/Bab-7-Manusia-Dan-Keadilan-IBD
Sunday, June 9, 2013
Manusia dan Cinta Kasih
Posted by
Unknown,
on
4:03 PM
Banyak bermunculan ide dan pendapat
bahwa cinta dan sayang itu saling bertolak belakang. Rasa cinta dan
sayang adalah pemberian tuhan kepada hambanya,karena adanya sayang dan
cinta mungkin dunia ini akan begitu indah karena penguninya memliki rasa
diantara rasa yang sangat mulia.Munculnya cinta dan sayang bukan karena
tanpa sebab, semua itu mungkin sudah direncanakan oleh-Nya.
Antara sayang dan cinta siapa saja pasti
sudah bisa merasakan betapa indah,nikmat tentunya banyak yang di buat
bahagia atasnya. Tapi juga dampak dari rasa sayang dan cinta mungkin
banyak yang bilang sakit dan trauma bahkan sangat benci karena
mengenalnya. Karena adanya cinta tiap manusia tentu bisa mengerti hal-hal
yang mungkin akan efek dari kedua hal ini. Untuk memiliki cinta ini
butuh tahap karena pada hakikatnya semua orang pingin mendapatkan cinta
suci yang tinggi nilainya.Mungkin ketika kita melhat sesuatu yang indah
akan berubah takjub,ingin memeliki dan hasrat untuk segara mempunyai.
Seluruh uraian tentang konsep cinta menurut
ajaran Islam memberikan kejelasan kepada kita bahwa makna cinta menurut
ajaran agama berbeda dengan makna cinta menurut kajian filsafat. Konsep
cinta menurut konsep agama sifatnya lebih realistis dan operatif,
sedangkan dalam konsep filsafat gambarannya bersifat abstrak. Dalam
agama, cinta adalah suatu dinamisme aktif yang berakar dalam kesanggupan
kita untuk member cinta dan menghedaki perkembangan dan kebahagiaan
orang yang dicintai. Apabila ada orang yang egois tak dapat mencintai
orang lain, sesungguhnya ia sendiri tidak dapat mencintai dirinya
sendiri.
Rasa Sayang lebih diwujudkan dalam dindakan bukan hanya dari kata-kata dan lebih ke melakukan segala sesuatu yang
terbaik demi Seseorang yang dicintainya.
Setelah membaca tulisan tentang manusia dan cinta
kasih, terutama pada cinta kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Beribadah
itu bukan merupakan bentuk cinta kasih kepada Tuhan YME akan tetapi
beribadah itu adalah kewajiban seorang manusia yang dilakukan karena
memang sudah menjadi tugas manusia untuk beribadah kepada Tuhannya.
Manusia beribadah kepada Tuhannya bukan karena rasa
cinta dan kasih, akan tetapi lebih kepada rasa bersyukur manusia itu
atas nikmat dan rahmat yang telah diberikan oleh Tuhan YME kepada
manusia selama hidup di dunia. Mengabdi, mungkin itulah yang pantas
disebut daripada cinta dan kasih.
Cinta kasih kepada Rasul, ya itu yang benar, cinta
dan kasih kita curahkan kepada Rasul yang telah membawa ajaran-ajaran
tauhid ke muka bumi untuk beribadah kepada Tuhan YME. Cinta kasih kepada
Rasul yaitu menjaga nama baik Rasul dan membelanya atas segala tuduhan
miring / fitnah terhadap Rasul kita.
Sumber : http://jakarta.kompasiana.com/sosial-budaya/2013/04/09/opini-manusia-dan-cinta-kasih-ilmu-budaya-dasar-549632.html
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)